Tempat : Soehanna Hall, Energy Building, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 11, Jakarta.
Hari, Tanggal: Rabu, 27 September 2017
Waktu: Pk. 19.00 – 21.00 WIB


Opening Keynote Speaker :

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK


Talk Show : Utilizing Fintech in Deepening Investment Industry in Indonesia

Ir. Hoesen, MM, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal & Dewan Komisioner OJK
Rico Usthavia Frans, Direktur Digital Banking & Teknologi Bank Mandiri
Dr. A. Praseyantoko, Ekonom – Rektor Unika Atmajaya
Moderator : Hera Haryn, Anchor CNN TV

Apa itu Bareksa Kontan 2017 Fund Awards?



Bareksa Kontan 2017 Fund Awards merupakan acara penghargaan terhadap produk reksa dana yang dijual melalui agen penjual yakni Bank dan perusahaan yang memperoleh izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD).

Seiring dengan perkembangan inovasi yang dilakukan agen penjual reksa dana, jumlah investor individu pun semakin meningkat. Perkembangan inovasi ini tentu perlu diiringi dengan edukasi tentang produk yang baik agar ke depan pengetahuan masyarakat tentang investasi reksa dana dapat lebih mendalam.

Oleh karena itu Bareksa dan Kontan sebagai dua penyedia data dan informasi keuangan independen dan secara khusus Bareksa sebagai marketplace reksa dana mengadakan Bareksa Kontan 2017 Fund Awards untuk memberikan informasi bagi investor maupun calon investor reksa dana pilihan produk yang baik berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh tim Bareksa dan Kontan. Adapun proses penilaiannya dapat dilihat pada link berikut ini: Metode Penilaian

    Para Pemenang
Reksa Dana Saham
Reksa Dana Pendapatan
Life Achievement
Reksa Dana Campuran
Reksa Dana Pasar Uang
Hasil penilaian selengkapnya klik link berikut ini :
Total Hasil Penilaian

Para Juri dan Metode Penilaian

Bareksa Kontan 2017 Fund Awards mengkhususkan penilaian pada reksa dana yang dijual pada bank, dan lembaga lain yang telah mendapatkan izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD), dengan ketentuan detail kriteria:

  • Reksa dana didistribusikan melalui agen penjual
  • Telah diluncurkan minimal 1 tahun
  • Memiliki AUM minimal Rp 25 miliar
  • Termasuk dalam kategori reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap atau reksa dana campuran

Terdapat 255 reksa dana yang masuk dalam penyaringan awal.Kemudian penilaian selanjutnya dilakukan oleh tiga juri yaitu;



Ketiga juri tersebut menguji beberapa metode penilaian yang telah dihitung oleh Bareksa. Dalam kesimpulan akhir, diperoleh kesepakatan untuk metode penilaian yakni;

Periode penilaian terbagi menjadi tiga yakni: 1 tahun untuk menilai performa jangka pendek; 3 tahun untuk menilai performa jangka menengah; dan 10 tahun untuk memberi penghargaan pada reksa dana yang mampu beroprasi seara konsisten dalam jangka panjang. Masing-masing periode menggunakan tanggal akhir Juni 2017, misalnya untuk periode satu tahun, maka jangka waktu penilaiannya adalah awal Juli 2016 sampai akhir Juni 2017.

Kemudian kami melakukan pemecahan aset yang dilakukan secara proporsional menggunakan metode statistik sesuai dengan sebaran data dari jenis reksa dana pada satu periode waktu yang sama. Dengan syarat dalam satu kategori penilaian pada pemecahan aset tersebut, minimal memiliki konstituen sebanyak 10 produk reksa dana.

Khusus untuk produk reksa dana saham, kami membagi antara reksa dana konvensional dengan reksa dana syariah, karena secara jumlah konstituen, jumlah reksa dana saham syariah memenuhi kriteria tersebut.

Tahap Penilaian

Penilaian yang kami lakukan murni menggunakan faktor performa dan resiko yang tergambar dalam sharpe ratio. Rasio penilaian reksa dana ini diperkenalkan sejak tahun 1966 oleh William Sharpe, dan telah menjadi salah satu refrensi utama penilaian performa dan risiko portofolio investasi di dunia keuangan.

Kredibilitas sharpe ratio juga meningkat ketika William Sharpe mendapat Nobel Memorial Prize in Economic Sciences pada tahun 1990 untuk karyanya yakni Capital Asset Pricing Model (CAPM).

Kami juga meyakini bahwa metode penilaian ini bekerja dengan baik, apalagi pada kondisi pasar yang positif. Pada periode 1, 3, dan 10 tahun kebelakang, kondisi pasar keuangan Indonesia bergerak positif terbukti dengan IHSG yang menguat 172,51% sejak tahun 2007 hingga akhir periode penilaian pada Juni 2017.

Penentuan peringkat secara absolut ditentukan dari nilai sharpe. Penghargaan tertinggi diberikan kepada reksa dana dengan nilai sharpe tertinggi, sementara reksa dana dengan sharpe terendah mendapat peringkat rendah pula.

Perlu digaris bawahi, kami tidak menilai masing-masing reksa dana secara relatif terhadap industrinya, atau lebih dikenal dengan metode scoring. Hal ini diputuskan setelah melalui proses pertimbangan oleh para juri.

Pertimbangannya, pasar reksa dana Indonesia masih memiliki banyak outlier yang mengakibatkan data tidak terdistribusi secara normal. Padahal salah satu syarat utama untuk menerapkan scoring adalah data yang harus terdistribusi secara normal.